Advertisement
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Mendapatkan dua kali hasil laga yang kurang maksimal, pelatih PSIS Semarang, Eko Riyadi melakukan perbaikan pada sekuadnya. Penekanan pada organisasi penyerangan dan penguasaan bola di lapangan menjadi menu latihan Selasa sore (17/5) di Stadion Jatidiri Semarang. "Latihan sore ini ditekankan pada organisasi penyerangan serta penguasaan bola, hal ini menjadi faktor utama buruknya raihan hasil seri di dua laga PSIS," katanya.
Selain dua hal tersebut, pelatih yang akrab disapa ER itu juga melakukan penekanan pada lini tengah utamanya penciptaan peluang gol. "Kurangnya penciptaan peluang ke lini depan juga menjadi kendala kami di dua laga yang tidak mampu memenangkan laga. Untuk itu, latihan kedepan hingga waktu menghadapi PSIM Yogyakarta pada 21 Mei bisa diterapkan dalam penciptaan peluang," bebernya.
Hingga saat ini, lanjutnya, kondisi pemain dalam keadaan on fire. Tidak ada pemain yang cidera, membuat Eko lebih mudah meramu berbagai strategi dan perbaikan untuk laga kandang berikutnya.
Sementara itu, Direktur Tehnik PSIS, Setyo Agung Nugroho menyampaikan tim kebanggaan Kota Semarang ini masih banyak kekurangan. Utamanya koordinasi antar pemain, sehingga minim terciptanya peluang gol serta suplay bola ke lini depan. (*)
