Berita PSIS Semarang

lisensi

Jumat, 20 Mei 2016, Jumat, Mei 20, 2016 WIB
Last Updated 2016-09-02T03:51:10Z
Berita

Panpel PSIS Tegaskan Larangan Menyalakan Flare di Jatidiri

Advertisement
Suporter PSIS saat memberi dukungan di Polda Jateng Cup 2015. Foto: metrosemarang.com/dok
METROSEMARANG.COM – Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIS Semarang kembali menegaskan larangan menyalakan flare saat skuat Mahesa Jenar meladeni PSIM Yogyakarta, Sabtu (21/5) besok. Pemeriksaan ketat juga bakal diberlakukan terhadap calon penonton yang akan masuk ke dalam area Stadion Jatidiri. “Kami tak henti-hentinya mengingatkan suporter maupun penonton agar tidak menyalakan flare, smoke bomb, kembang api atau apapun yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan di dalam stadion,” kata Pujianto, Ketua Panpel PSIS kepada wartawan, Kamis (19/5) sore.

Larangan ini mengacu pada aturan yang diterapkan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC). Menurut Puji, PT GTS juga akan tegas jika masih ditemukan pelanggaran terkait keamanan di pertandingan dalam stadion. “Jika sampai terjadi pelanggaran, PSIS juga akan rugi karena harus membayar denda Rp 15 juta,” imbuhnya.

Sementara, Panpel juga mempersilakan dua kelompok suporter PSIM, Brajamusti dan Maiden untuk datang langsung ke Jatidiri. Rencananya, mereka bakal ditempatkan di sisi utara tribun timur. “Rencana memang di tribun timur sebelah utara, tapi bisa saja berubah sesuai kondisi di lapangan. Sampai sekarang kami masih berkomunikasi dengan perwakilan Brajamusti maupun Maiden, terkait jumlah suporter yang akan datang ke Semarang,” tegasnya.

Kick off laga kandang kedua PSIS ini akan digelar mulai pukul 15.30. Harga tiket terbagi menjadi empat kategori, tribun utara da selatan dibanderol Rp 20 ribu, timur Rp 30 ribu, barat Rp 50 ribu dan VIP Rp 75 ribu. (twy)