Bolanesia.id– Kebangkitan PSIS Semarang dalam dua laga terakhir ISC B 2016 tidak lepas dari turunnya pemain muda mereka. Pelatih tim Mahesa Jenar menegaskan dirinya memang butuh sosok pembeda di atas lapangan dalam hal akselerasi kecepatan. PSIS kian menujukkan tajinya dalam gelaran TSC 2016. Sempat kesulitan pada dua laga awal lewat hasil imbang, belakangan ini tim Mahesa Jenar sukses meraup enam poin usai mengalahkan PSIM Yogyakarta dan PSIR Rembang.

Kebangkitan PSIS tersebut diyakini berkat andil para pemain muda mereka yang dipercaya turun sebagai starter. Nama-nama seperti M.Tegar Pribadi, Ahmad Agung, Dani Raharjanto hingga Dwi Candra Rukmana kian mendapat kepercayaan lebih dari sang pelatih, Eko Riyadi. Eko Riyadi pun mengaku pada gelaran ISC B, PSIS merupakan gabungan dari pemain senior juga muda. Ia juga menambahkan dirinya tidak akan tebang pilih dalam hal menyusun komposisi pemain.

“Musim ini PSIS terdiri dari perpaduan pemain muda dan senior. Mereka saling mengisi dan melengkapi. Semuanya punya kesempatan yang sama untuk tampil,” ucap Eko Riyadi seperti dilansir situs resmi klub.
Namun, sang pelatih mengakui dirinya memang terkesima dengan potensi para penggawa muda PSIS. Eko Riyadi pun menyebut ia memang butuh pemain dengan karakter cepat dari segi permainan tim di atas lapangan. “Menurunkan pemain muda, menjadi bagian strategi tim. Kami butuh pemain dengan kecepatan untuk menekan lawan,” pungkasnya.

PSIS sendiri saat ini bertengger di peringkat pertama Grup 4 ISC B 2016. Mahesa Jenar mengumpulkan delapan poin dari empat laga, unggul satu poin dari pesaing terdekatnya yakni PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara.